Sunday, June 07, 2009

Megawati-Prabowo Akan Menghapus Sistem Kerja Kontrak

0 comments
loading...


Kemarin saya menonton berita yang mengatakan bahwa Megawati - Prabowo menandatangani kontrak politik didepan massa yang hadir pada acara peringatan hari lahir atau harlah ke-108 Bung Karno di Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, tentang penghapusan sistem outsourcing atau biasa disebut sistem kerja kontrak.
Ada sekitar tujuh organisasi buruh yang mengajukan kontrak politik dengan Mega-Prabowo. Tiga diantaranya adalah, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), dan Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).
Selain menghapus sistem kerja kontrak, Mega-Prabowo juga berjanji akan menjadikan tanggal 1 Mei (mayday) sebagai hari libur Nasional.
Sebelumnya Mega-Prabowo juga menjelaskan tentang sistem ekonomi kerakyatan yang diusungnya untuk menghadapi pilpres.

Prabowo juga sempat mengatakan, apabila melihat sumber daya alam dan sumber daya manusia yang kaya, maka Indonesia tidak pantas miskin. Untuk itu kontrak politik akan dilakukan untuk merebut kembali kedaulatan rakyat.

Well, usaha yang mereka lakukan sih boleh. Tapi yang jadi pertanyaan, Apa mungkin?
Salut juga lah sama usaha mereka, hehehe. . . .
Yah, siapapun yang terpilih menjadi presiden nanti, saya sih sangat berharap nantinya tidak ada lagi sistem outsourcing di negara kita. Supaya kami para pekerja mendapatkan kejelasan tentang status pekerjaan kami.

Semoga^^
loading...

No comments:

Post a Comment