Monday, July 06, 2009

Utang Tapi Jaminannya Jiwa?

0 comments
loading...

Krisis ekonomi global yang akhir-akhir ini melanda seluruh negara di dunia, ternyata bisa menjadikan orang untuk berpikir kreatif dan juga "gila" untuk mendapatkan uang. Seperti yang terjadi di Latvia, negara yang terletak dikawasan Baltik, Eropa Utara. Salah satu perusahaan pinjaman, Kontora, menawarkan pinjaman uang bagi siapa saja yang membutuhkan. Tapi perusahaan yang dipimpin oleh Viktor Mirosiichenko menawarkan jaminan yang aneh sekaligus sangat memberatkan para debitornya, yaitu jiwa :o.





Para klien yang telah setuju meminjam uang dari perusahaan tersebut akan menandatangani kontrak sebagaimana mestinya. Dengan penekanan pada kata-kata "perjanjian". Dalam kontrak tersebut, si pengutang (klien) setuju untuk menjaminkan jiwanya. Sebagaimana yang dilansir oleh Reuters, sang pemilik perusahaan, Mirosiichenko, mengatakan perusahaannya tidak akan menyewa penagih utang (debt collector) untuk menagih utang yang telah jatuh tempo. Ia juga berjanji tidak akan menggunakan kekerasan bagi para debitornya. Lantas bagaimana kalau sipengutang tidak mampu membayar? Jawabannya, dia (sipengutang) akan kehilangan jiwanya :o.
Namun tak dijelaskan lebih lanjut, bagaimana perusahaan Kontora ini akan memiliki jiwa sipengutang (debitor) tersebut. Karena biasanya, justru uang yang dipakai sebagai jaminan jiwa. Nah, ini kok malah kebalik?
Yang jelas pelanggan Kontora cukup banyak, sekitar 200 orang. Rata-rata perusahaan memberikan pinjaman sampai 250 lats atau $250 atau kira-kira Rp.2,5 juta, dengan bunga yang besar dan harus dikembalikan dalam jangka waktu 1 sampai 90 hari.

Ho. .ho. . Aneh kan? Sampai jiwa aja sekarang bisa buat jaminan?
Nah sekarang saya tanya nih, adakah diantara kalian yang berminat menggadaikan jiwa?

Sumber : Liputan6.com
loading...

No comments:

Post a Comment