Thursday, August 27, 2009

Antara Budaya Malaysia Dengan Indonesia

15 comments
loading...


Malaysia VS Indonesia Akhir-akhir ini di Indonesia sedang marak sekali berita tentang budaya Indonesia yang di klaim oleh Malaysia. Mulai dari berita-berita di koran, televisi, obrolan sehari-hari, bahkan dikalangan blogger pun sangat ramai sekali yang membahas tentang Malaysia yang meng-klaim budaya Indonesia. Tari Pendet di klaim oleh Malaysia, itulah topik terhangat yang belakangan ini sering sekali saya lihat dan juga saya dengar.

Tapi bukan itu yang ingin saya bahas pada artikel kali ini. Mungkin kalian juga sudah paham benar asal muasal percekcokan yang terjadi antara negara kita Indonesia dengan negara tetangga kita Malaysia. Jadi saya tidak perlu lagi panjang lebar menjelaskan duduk persoalan yang terjadi antara Malaysia dengan Indonesia. Lantas, apa sebenarnya yang ingin saya bahas disini? Yang jelas bukan hal-hal yang menjurus ke arah SARA, tapi masih berhubungan dengan budaya Malaysia dan juga Indonesia.

Karena sering melihat berita di televisi yang menayangkan seputar peng-klaim-an budaya Indonesia oleh Malaysia, rasa penasaran saya pun bertambah, apa pendapat masyarakat yang ada di Malaysia tentang masalah ini?
Saya pun tidak perlu repot-repot bertanya langsung kepada orang Malaysia, cukup mencarinya di google search engine dan info serta jawaban yang saya cari langsung disuguhkan dihadapan saya.
Satu persatu saya kunjungi blog yang membahas permasalahan yang terjadi antara Malaysia dan Indonesia ini, dan saya tidak kaget lagi dengan apa yang saya dapatkan. Pernyataan-pernyataan pedas yang lumayan menggores hati apabila kalian membacanya sendiri, tuduhan-tuduhan serta hinaan-hinaan yang terlontar dari para blogger Malaysia terhadap negara serta masyarakat Indonesia terpaksa harus saya baca untuk menghilangkan rasa penasaran saya.
Marah??? Pasti. . .
Kesal??? Jelas. . .
Merasa Terhina??? Tentunya. . .karena saya juga Warga Negara Indonesia.

Tapi saya terus berusaha menahan diri untuk balas mencaci mereka. Saya simpan dan tampung terlebih dahulu pernyataan-pernyataan dari para blogger Malaysia tersebut. Dengan segenap rasa keingintahuan, saya masih menggunakan akal sehat dan menyimpan harapan bahwa tidak semua blogger Malaysia membuat statement yang sama pada artikel di blognya. Dan Alhamdulillah, ternyata tidak percuma saya menyimpan harapan, akhirnya saya menemukan salah satu pernyataan serta dukungan terhadap negara kita (khususnya blogger Indonesia) dari salah seorang blogger Malaysia yang bernama Al-Basri.

Saat membaca salah satu artikelnya yang berjudul Satu Kebiadaban Yang Dibudayakan, saya sangat kagum, bangga, serta terharu akan kalimat-kalimat yang ia lontarkan di artikelnya tersebut. Bagian dimana ia menceritakan perihal asal muasal bangsa melayu, dan juga rasa malunya karena kelakuan dari sahabat-sahabatnya (orang Malaysia), membuat saya 'bergidik' (merinding) saat membacanya.
Silakan kalian lihat dan baca sendiri untuk membuktikan apa yang saya katakan ini.

Darisitulah saya mulai yakin, bahwa tidak semua orang Malaysia seperti apa yang selama ini kita bayangkan. Masih banyak dari mereka yang benar-benar tulus ingin menjalin tali silaturahmi. Lagipula, sudah seharusnya kita menjaga hubungan baik ini, antar sesama muslim dan bangsa Melayu. Tidak perlu lagi kita saling membanggakan ataupun menyombongkan diri satu sama lain. Harapan saya semoga masalah antara Indonesia dan Malaysia cepat terselesaikan.

Marilah mulai sekarang kita berkaca diri, meng-intropeksikan diri masing-masing, apakah kita sudah banyak berkorban untuk negara kita? Apakah dengan balas menghina dan mencaci, masalah akan cepat selesai? Kenapa kita sesama bangsa Melayu harus menjatuhkan satu sama lain?
Sekali lagi saya ingatkan, lebih baik kita mulai berbenah diri agar masalah seperti ini tidak lagi terjadi.

Tetaplah menjaga serta melestarikan kebudayaan kita dan jangan merusak pendapat dari negara lain bahwa negara Indonesia dikenal dengan keramah-tamahan dari masyarakatnya

loading...

15 comments:

  1. -hiuh- akhirnya nyampe jg di blog juragan >.<
    msh tentang malaysia ya gan? btw posisi search querynya permasalahan ini gmana gan bagus gak prospeknya -gege-

    ReplyDelete
  2. yap bener gak semua org malay seperti itu
    mereka sebenrnya memang serumpun ma kita
    cuma kadang ulah beberapa org petinggi yang memiliki tujuan tertentu untuk merusak hub dekat indo dengan malay ;)

    ReplyDelete
  3. jadi pada intinya ini yang salah siapa ya?? pemerintah kita yang tidak melindungi budaya kita agar tidak diclaim atau pemerintah malaysia yang suka ngeclaim budaya kita????

    ReplyDelete
  4. @ramuni : walahh. . .wong baru ini kok gw bahas :p. Loh, pernyataan diatas msh kurang jelas, hehe. . .

    @kenali dan kunjungi : itu yg seharusnya diselidiki dan dicari akar serta biang masalahnya. Bkn hny mencaci dan memaki saja.

    @jaiman : kalo mencari yg salah, semua ya salah, cuma Allah saja yg benar, hehe. . .
    Pemerintah kita jg gak sepenuhnya salah kok, sbg bagian dari negara Indonesia, kita jg wajib menjaga serta melestarikan kebudayaan daerah serta kebudayaan nasional yg ada. Jd bkn hny menyerahkan smua kpd pemerintah.
    Seperti ini toh jdnya, giliran kyk gini pemerintah terus yg disalahkan, padahal kita jg turut andil didalamnya.

    ReplyDelete
  5. KOq bisa bisanya claim budaya orang lain, apa gak punya busaya sendiri??

    ReplyDelete
  6. @Free EA : Welehh. . .ini lg, baru jg saya jelasin di artikel sob :-L

    ReplyDelete
  7. Yang terpenting adalah kita bisa memelihara budaya kita dan terus melestarikannya dan menjadikannya kebanggan kita, tidak hanya suka membanggakan budaya orang lain walau lebih maju. Ya, kan mas Martin? Dengan demikian orang akan segan untuk berani mengklaim hak milik kita ini.
    Pemerintah juga harus turut menjaga dan melestarikannya, jangan sampai keduluan orang luar negeri.
    Sorry, mas, banyak omong. hehehe!

    ReplyDelete
  8. Betul dan setuju bgt mas rusdi :)
    Dan satu lg mas, memang sudah seharusnya budaya2 di Indonesia (semua aspek), harus mempunyai hak paten supaya gak ada lg kejadian2 seperti ini.

    Memang ya, menjaga itu lebih sulit ketimbang merebut.

    ReplyDelete
  9. saudaraku,
    saya tertarik untuk berkomentar disini, secara peribadi saya melihat isu ini sebagai antara "keinginan masyarakat melayu di Malaysia dan hak bangsa Indonesia". pastinya di Malaysia ini bukan urusan umum antara negara, cuma keinginan kelompok tertentu. kita semua pasti kelelahan dan tertanya, kenapa tidak ada pendekatan yang lebih wajar oleh pihak negara saya. sedangkan isu ini bersangkutan dengan perundangan dan pihak perundangan telah pun mewajarkannya keseniaan ini sebagai milik Indonesia.

    saya percaya memang Indonesia memiliki warisan dunia.

    salam cinta damai dari saya.

    ReplyDelete
  10. terima kasih kerana menghargai artikel saya..

    ReplyDelete
  11. @al-basri : sebelumnya trima kasih sudah mau berkunjung dan berkomentar disini.
    Ya, saya juga sependapat dengan sampean. masalah ini memang didalangi oleh suatu kelompok saja yg mengakibatkan pertikaian yang berkepanjangan antara indonesia dan Malaysia.
    sedangkan pendapat Anda tentang harusnya ada pendekatan yang lebih wajar oleh pihak negara Malaysia, sepertinya Mas lebih paham itu daripada saya.

    Semoga masalah yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia secepatnya bisa diselesaikan :)

    ReplyDelete
  12. lebih pantas nya kita berdamai tapi kalao makin ngelunjak pa boleh buat

    ReplyDelete
  13. Hehe, pengamatan yang bagus, ditulis dengan bagus juga. Sip-sip-sip!
    Kita musti bersyukur masih ada orang-orang seperti itu untuk menjaga hubungan baik

    ReplyDelete
  14. terima kasih gan buat infonya,,, semoga bermanfaat
    terima kasih

    ReplyDelete
  15. nice info Gan.. ke blognya Al-basri dlu, pnsaran artikelnya, semoga kedepanx hubungan qt dengan negara tetangga mnjadi lebih baik.

    ReplyDelete