Tuesday, January 12, 2010

Jadi Salah Satu Finalis di Kontes Pertamina, Kok?

32 comments
loading...
Jadi Salah Satu Finalis di Kontes Pertamina, Kok?
Jadi Salah Satu Finalis di Kontes Pertamina, kok aneh? kok beda? kok bisa ya?
Itu kata-kata yang sedang terlintas dipikiran saya kemarin.

Kenapa??


Karena kemarin sore saya dihubungi oleh pihak Pertamina sehubungan dengan kontes Pertamina kerja keras adalah energi kita.

Woww. . .!!

Well. .woww memang sepertinya kata yang tepat untuk menggambarkan ekspresi saya tadi. Bukan. .bukan karena senang, bukan karena kaget (eh. .lumayan sih :p), tapi karena bingung.

Yaa. .bingung karena saya masih belum mengerti, kok ada finalis kontes Pertamina? Kok beda ya dengan rules yang ada di pertamina blog contest? Dan yang terpenting, kok bisa ya saya terpilih jadi finalis?

Eh. .maaf, kok saya jadi ngelantur sendiri, hehe.

Oke gini deh, supaya kalian gak bingung, saya ceritain dulu dari awal, dan nanti juga saya jelaskan kenapa saya bingung.

Kemarin sore, waktu saya sedang browsing (biasa, lagi ngurusin kerjaan :D), tiba-tiba aja HP saya berbunyi, dan begitu saya angkat. .tau-tau seorang laki-laki berteriak :
"SELAMAT. . .ANDA MENJADI FINALIS DI KONTES PERTAMINA KERJA KERAS ADALAH ENERGI KITA. .!!"

Eh, bukan ding, xexexe (ngawur). Yang bener gini percakapannya :

Saya : "Halo. .sapa nih?"

Lalu suara laki-laki diseberang telepon itu menyahut

Laki-laki diseberang telepon : "Selamat sore pak. Maaf, apa benar ini dengan bapak Martin?"

Saya : "Iya betul. . .ini sapa ya?" (mulai sok jaim abis dipanggil bapak, huehuehe. .)

Laki-Laki diseberang telepon : "Begini pak, kami dari Pertamina menghubungi bapak sehubungan dengan kontes Pertamina. Tapi sebelumnya kami ingin memastikan dulu, apa benar bapak pernah merasa mengikuti kontes yang diadakan oleh Pertamina?"

"Oh. . .orang Pertamina", pikir saya saat itu. Eh. .. orang Pertamina?

Saya dengan tergagap dan linglung menjawab : "I..Iya Pak, benar. Ada apa ya?"

Orang Pertamina : "Boleh disebutkan pak alamat lengkap tempat tinggal bapak?"

"Nah loh,,,buat apaan?" pikir saya lagi. Tapi kemudian saya jawab juga

Saya : "Jl.Peng. . bla....bla....RT...bla..bla...Rw....bla....kelurahan....bla..bla....kecamatan....bla...bla...bla...No...bla...bla..bla..bla"

Orang Pertamina : "No kodeposnya pak?"

Saya jawab dengan cepat : "1xxxx"

Kemudian ia bertanya alamat email saya dan lalu saya jawab juga, tapi kemudian ia meminta saya mengejanya, saya turuti pula. Dan saya masih belum paham saat itu.

Orang Pertamina : "Mm..Bisa disebutkan pak, isi artikel bapak tentang apa?"

Agak lama juga saya menjawab : "Tentang Transformasi Pertamina pak"

Orang Pertamina :"Ohhh...Oke.." Sepertinya ia tampak ragu dengan jawaban saya tadi. Tapi kemudian ia melanjutkan : "Dan apa harapan bapak untuk Pertamina kedepannya?"

Saya tambah bingung lagi dengan pertanyaannya itu. Bukan karena saya tidak tahu jawabannya, tapi karena saya memikirkan hal lain. Lalu saya pun menjawabnya persis seperti harapan yang saya tulis didalam artikel kerja keras adalah energi kita milik saya.

Saya : "Mmm..gini loh pak, kebetulan kan dulu saya pernah bekerja sebagai operator di SPBU Pertamina. Nah, setahu saya...arti dari logo baru Pertamina huruf P kalau tidak salah (saya tekankan disitu) ujung tombak dari keberhasilan atau kesuksesan kinerja Pertamina itu terletak di Operator SPBU, karena mereka (operator) merupakan pekerja lapangan yang langsung berhadapan dengan para konsumen. Ya kan pak?" saya berhenti sebentar disini, menunggu respon dari lawan bicara saya. Orang Pertamina pun mengiyakan jawaban sekaligus pertanyaan saya tadi. Lalu saya pun melanjutkan.

Saya : "Nah. . harapan saya, kedepannya Pertamina bisa lebih memperhatikan nasib para operator SPBU, agar sebanding dengan tanggung jawab mereka yang lumayan besar itu pak."

Orang Pertamina : "Mmm...SPBU mana tuh pak kalau boleh tahu?"

"hmmm...?" Saya : "SPBU Rawa Lumbu?"

Orang Pertamina : "No SPBU-nya?" nah loh, detail amat sih?

Saya : "Sebentar pak, kayaknya saya masih simpen seragamnya"

Ia pun mengiyakan, dan saya langsung menuju lemari untuk mengambil seragam SPBU tempat saya bekerja dulu dengan terburu-buru.

Saya : "34.xx.xxx.xx" sambil melihat no SPBu di seragam merah yang ada di tangan saya.

Orang Pertamina : "Oke pak kalau begitu...terima kasih atas masukannya,"

Kemudian telepon pun terputus....TUT..TUT..TUT... *bengong*

Xexexe...bercanda lagi. Percakapannya belum selesai kok :D. Setelah orang Pertamina tadi yakin bahwa saya-lah orang yang dimaksud dan dituju, kemudian ia pun melanjutkan.

Orang Pertamina : "Disini saya ingin menginformasikan, bahwa bapak Martin terpilih sebagai salah satu finalis di kontes Pertamina. Dan untuk informasi selanjutnya, bapak bisa melihatnya di situs Pertamina secara rutin."

Saya pun bengong. Tapi nggak lama kok, karena informasi yang ia berikan barusan semakin membuat saya penasaran.

Saya : "Maksud bapak, untuk mengecek pemenangnya saya bisa melihatnya di situs Pertamina?"

Orang Pertamina : "Ia betul pak. Bapak bisa cek di situs Pertamina untuk melihat pengumuman pemenangnya,"

Saya : "Secara rutin?" saya bertanya kembali.

Orang Pertamina : "Betul pak,"

Saya : "Jadi maksudnya tanggal pengumuman pemenang kontes belum pasti pak?"

Orang Pertamina : "Mmm...gini pak, memang tanggal pastinya pengumuman pemenang belum bisa di informasikan, tapi sudah pasti bulan Januari ini kok pengumumannya. Atau bapak juga bisa menghubungi kami di no. 500000 untuk informasi lebih lanjut. Jelas kan pak?"

Saya : "Mmm...kalau boleh tahu, berapa orang ya pak yang terpilih jadi finalis?"

Orang Pertamina : "Mmm. . kebetulan saya hanya ditugaskan untuk menghubungi para finalis sekaligus memverifikasi saja pak. Jadi untuk informasi lebih lanjutnya, bapak bisa lihat langsung disitus Pertamina atau menghubungi no yang tadi saya sebutkan. Jelas kan Pak?" Yah...seperti yang saya duga, ia memang sepertinya tidak tahu.

Karena saya sudah yakin bahwa saya tidak akan mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang masih membuat saya bingung dari Orang Pertamina tersebut, akhirnya saya pun mengiyakan.

Orang Pertamina : "Baik Kalau begitu. Terima kasih atas waktunya pak. Dan maaf apabila kami mengganggu waktu Anda, Selamat sore!"

Saya : "Sama-sama pak, selamat sore" nyantai aja lagi:p

* * * * * * * * * * *

Yah, itulah tadi percakapan yang terjadi kemarin sore, saat saya dihubungi oleh pihak Pertamina.

Dan sekarang saya jelaskan, apa saja yang membuat saya bingung :
1. Kok bisa ya saya terpilih jadi finalis, padahal tahu sendiri kan isi artikel saya?
2. Kira-kira, artikel kerja keras adalah energi kita yang mana yang terpilih? apakah yang ada di blog bisnis online atau yang di blog kontes SEO?
3. Setahu saya, pada rules yang terdapat di Pertamina Blog Contest tidak disebutkan bahwa sebelum pengumuman pemenang, terlebih dahulu akan dipilih finalis-finalis kontes Pertamina?
4. Lalu kapan pengumuman pemenangnya? dan terakhir yang baru-baru ini saya sadari, dan yang paling membuat saya bingung,
5. Darimana pihak Pertamina tahu no HP saya? sedangkan di profil saya (pada situs pertaminablogcontest) tidak saya cantumkan no hp saya? Atau mungkin saya sudah mencantumkan, tapi saya lupa, hehe...

Yah sudahlah, apapun itu, saya memang sudah terpilih menjadi salah satu finalis di kontes Pertamina. Dan Alhamdulillah...saya sangat bersyukur untuk itu.

Apapun pengumumannya nanti, terpilih atau tidaknya saya menjadi pemenang, itu tidak masalah. Menjadi finalis saja saya benar-benar nggak habis pikir kok :D. Dan tentunya ini merupakan 1 kebanggan tersendiri untuk saya.

Well...sebagai penutup, saya hanya ingin menginformasikan kembali, jika kalian (peserta kontes pertamina) ragu dengan kontes pertamina ini, kalian bisa langsung menghubungi no 500000 untuk mendapatkan informasi lebih lengkapnya. Dan adakah diantara kalian yang dihubungi oleh Pertamina kemarin? Jika ada, share juga ya infonya, siapa tahu saja kalian mendapatkan informasi yang lebih lengkap ;)
loading...

32 comments:

  1. Loh.. Bukannya jurinya Google sob? Maksudnya gimana nie. Saya jadi ga ngerti. Tapi selamat ya sob. Uda terpilih jadi salah satu finalis.

    ReplyDelete
  2. nggak hanya posisi di google aja sob yang jadi penilaian, tapi juga isi artikel dan juga tampilan blog kita.

    Btw, thanks ya :)

    ReplyDelete
  3. Wah, sama dung, saya juga ditilpun tuh ma CSnya pertamina. Padahal artikel jeblok di google, hihihi...salam sukses buat mas ya, smeoga menang...Yanti

    ReplyDelete
  4. weh... saya gak ikitan sayangnya..

    selamat saja bos..!

    ReplyDelete
  5. Wah selamat mas itu prestasi yg patut disyukuri.. ohya.. saya sudah pasang linknya khusus di blog Df.. di linkbackjuga ya..

    ReplyDelete
  6. Sory baru mampir nih.. lagi sibuuuk. hehe but selamat deh sebagai sahabat saya ikuty senang tentunya.. tinggal bagi2 tipsnya aja ya..

    ReplyDelete
  7. Kok banyak yang di sensor xixixi..
    mantap abiz dah .. ane pengin nerusin ikut Kontes SEO yah berat jg kl lawannya dikau ; mending tidur saja.. wkwkwk
    ane o.l dah ga seheboh dulu; mo update n b.w aj repoot.. halah malah curhat..
    selamat mas bos panen kontesnya; ane dukung sambil bengong.. kabuurr

    ReplyDelete
  8. kalau aq mah g ikutan jd g paham, cuma bisa kasih ucapan selamat aja atas terpilihnya kamu sebagai finalis semoga menang kalau menang jangan lupa ama kawan lama, ok sob

    ReplyDelete
  9. salam,
    semoga saja terus sukses kontesnya sob.
    amin....
    salam hangat dari Cat City..

    ReplyDelete
  10. heehehe.... finalis juga toh.. congrat yah om :D

    oia, sy juga siang di tilpon trus sorenya ngehubungi pertamina call center itu dan jawapannya masih tetep yaitu; rutin datengin situs pertmina ato PBC-nya. saran sy lebih apdet seeh liat di wall pbc di fesbuk. dan oia sekedar info untuk apdet terakhir pengumuman diundur tgl 20 nanti om :D

    hari-hari deg-deg'an bertambah lagi yah om *wkwkwkwkkk*

    ReplyDelete
  11. kok lucu yak...bukannya juri kontes itu Mbah Google? kok ini pake finalis segala....
    ato emang yang ngurusin itu kontes keteteran yak?

    ReplyDelete
  12. selamat sob atas keberuntunganya menjadi finalis.......aq dukung kok.......

    ReplyDelete
  13. saya ucapkan selamat bro...kalau menang jangan lupa traktir kita ya, heheheee

    ReplyDelete
  14. semoga tambah semangat ya mas, kalau saya masih belum berani ikutan kontes, belum siap. sukses selalu yaa

    ReplyDelete
  15. wah.. nice artikel nih, thanks udah share..!! =))

    ReplyDelete
  16. kontes ini sebenarnya penilaiannya dari posisi di google atau penilaian dari pertamina? tapi selamat deh udah jadi finalis, maju terus sob.

    ReplyDelete
  17. Wah keren kang, mudah-mudahan juga bisa jadi pemenangnya ya..:D

    ReplyDelete
  18. Saya juga masih belum ngerti kang, kok sampe ditelpon-telpon gitu..hati-hati ah.:-o

    ReplyDelete
  19. Jangan jangan ntar mau nteror kali kang hehe...
    Just kidding,maaf nih baru mampir..

    ReplyDelete
  20. hati - hati gan...
    bisa jadi itu penipuan

    ReplyDelete
  21. aq dapat SMS dari panitia PBC. Katanya aq salah sati finalis dan diundang untuk hadir pada saat penyerahan hadiah. Yang jadi masalah, panitia tdk menanggung biaya transportasi dan akomodasi. Ketika aq hbungi 500-000 untuk menanyakan hal tersebut, aq malah disuruh untuk emnghubungi pertamina pusat. Setelah itu, ternyata acara penyerahan hadiah diundur, dan sampai saat ini blm ada rimbanya

    ReplyDelete
  22. hihihi...jangan2 kontes bo'ong2an ntuh! :P

    ReplyDelete